Lelaki itu



Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Peyayang 
selawat dan salam keatas junjungan besar Rasulullah SAW, 
serta keluarga dan para sahabat Baginda yang mulia. 
Dedikasi khas untuk saudaraku yang mengalami perasaan ini, ditakdirkan ianya pergi. 


Dengan nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang Ya Allah....

Seandainya telah Engkau catatkan....
Dia milikku tercipta buatku....
Satukanlah hatinya dengan hatiku....
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
Agar kemesraan itu abadi....
Ya Allah ya tuhanku yang maha mengasihi....
Seiringkanlah kami melayari hidup ini....
Ketepian yang sejahtera dan abadi....
Maka jodohkanlah kami....
Tetapi ya Allah....

Seandainya telah Engkau takdirkan ....
Dia bukan milikku....
Bawalah dia jauh dari pandanganku....
Luputkanlah dia dari ingatanku....
Dan peliharalah aku dari kekecewaan...
Ya Allah ya tuhanku yang maha mengerti....
Berikanlah aku kekuatan....
Menolak bayangannya jauh ke dada langit....
Hilang bersama senja yang merah....
Agarku sentiasa tenang....
Walaupun tanpa bersama dengannya...
Ya Allah yang tercinta...

Pasrahkanlah aku dengan takdirmu...
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan....
Adalah yang terbaik untuk ku...
Sesungguhnya Engkau maha mengetahui....
Segala yang terbaik buat hamba-Mu ini....
Ya Allah.....

Cukuplah Engkau sahaja yang menjadi pemeliharaku....
Di dunia dan di akhirat....
Dengarlah rintihan dari hamba-Mu yang dhaif ini...
Janganlah Engkau biarkan aku sendirian....
Di dunia ini mahupun di akhirat...
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran....
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman....
Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
Ke jalan yang Engkau redhai....
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh dan solehah....
Ya Allah.....

Berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat...
Dan peliharalah kami dari azab api neraka....
AMIN...AMIN...AMIN.... Ya rabbal 'aalamiin...

p/s; Untukmu Bakal 'Imam'ku yang tiada siapa mengenali termasuklah diri ini, dirimu masih rahsia penciptamu..rahsia yang telah ditentukan untukku, yang perlu kusingkap dengan segunung taubat dan sepenuh sungguhan sujudku, cuma jambatan istikharah jua yang MAMPU merungkai rahsiaku ini....

Ketahuilah wahai mujahidku,Ketahui namamu tidak menjadi idamanku. Ya Tuhan kami lindungi kami..

Biar bertahun lama yang ku tunggu bukan dirimu tetapi yang ku tunggu adalah lafaz akad yang akan membimbing diri ini ke Jannah Allah.Apalah ertinya perasaan kasih yang bersemi untukmu suamiku andai maharnya bukan kemampuanmu untuk mendidikku menjadi mujahidah yang mencintai DIA lebih dari segala...

Wahai BAKAL suamiku, walau dimana jua dirimu dan siapa jua dirimu yang psti bersama kita mendidik hati mencintai SYAHID demi redhanya, sebagai hamba yang menikmati kurniaan yang tidak terkira dari rafiul a'la, bersamalah kita bersyukur, bersyukur dengan mencintai DIA lebih dari segala isi dunia dan dunia ini...kerana hilang erti pada sebuah kehidupan andai cinta dari Allah tidak kita balas, andai cinta sementara mampu melukakan hati sepatutnya hati-hati kita robek sudah kerana gagal membalas segunung cinta dari DIA Maha Esa...


Semoga semuanya terjawab dalam sujud yang kita labuhkan demi redhaNya...biarlah seribu malam berlalu tapi pastikan ianya berlalu dengan alunan sendu dalam sujud kita diatas lembaran tahajjud dn istikharah...InsyaAllah inilah pencarian kita...

1 comments:

Hastanti Samsuddin said...
This comment has been removed by the author.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
"Tidak ada anugerah yang lebih baik selain peroleh sifat sabar." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

up